TRANSFORMASI MITOS SUNDA DALAM SASTRA INDONESIA MODERN

https://doi.org/10.61296/kabuyutan.v5i1.425

Penulis

  • Yudi Permadi Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran
  • Ikhwan Ikhwan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran
  • Uus Rustiman Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

mitos Sunda; sastra Indonesia modern; identitas budaya; transformasi budaya; kajian sastra.

Abstrak

Transformasi Mitos Sunda dalam Sastra Indonesia Modern

Oleh:

R.Yudi Permadi

r.permadi@unpad.ac.id

Ikhwan

Uus Rustiman

Abstrak

Mitos Sunda merupakan bagian penting dari warisan budaya yang merepresentasikan pandangan hidup, sistem kepercayaan, dan identitas masyarakat Sunda. Dalam perkembangan sastra Indonesia modern, berbagai mitos Sunda mengalami transformasi dari bentuk tradisional menuju bentuk-bentuk naratif yang lebih kompleks dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bentuk transformasi mitos Sunda dalam sastra Indonesia modern serta mengungkap fungsi dan maknanya dalam konstruksi identitas budaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sastra bandingan dan kajian budaya. Data penelitian berupa narasi, tokoh, simbol, dan peristiwa yang merepresentasikan mitos Sunda dalam sejumlah karya sastra Indonesia modern. Analisis dilakukan melalui teknik pembacaan interpretatif dengan menitikberatkan pada proses adaptasi, reinterpretasi, dan rekonstruksi mitos dalam teks sastra.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos Sunda tidak lagi hadir sebagai cerita tradisional yang bersifat statis, melainkan mengalami transformasi menjadi perangkat estetik dan ideologis yang digunakan pengarang untuk membahas berbagai persoalan kontemporer, seperti identitas budaya, modernitas, relasi manusia dengan alam, serta perubahan sosial. Mitos-mitos seperti Sangkuriang, Dayang Sumbi, Nyi Pohaci, dan Prabu Siliwangi direpresentasikan kembali melalui berbagai strategi naratif yang memperlihatkan dialog antara tradisi dan modernitas. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa sastra Indonesia modern berperan sebagai ruang pelestarian sekaligus reinterpretasi warisan budaya Sunda sehingga tetap relevan bagi masyarakat masa kini. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa mitos Sunda bukan hanya jejak masa lalu, tetapi juga sumber makna budaya yang terus hidup dan berkembang dalam sastra modern.

Diterbitkan

2026-08-12