METAFORA KONSEPTUAL TERKAIT HIDUP DALAM NASKAH KUNO SEBAGAI BAGIAN DALAM SUGESTI ALTERNATIF BAGI KLIEN BERLATAR ETNIS SUNDA
Kata Kunci:
Makna Hidup; Naskah Sunda Kuno; Metafora Konseptual; Hipnoterapi; Kearifan Lokal SundaAbstrak
Penelitian terkait makna hidup dalam Masyarakat Sunda seperti tercermin dalam naskah naskah Sunda Kuno diperlukan untuk melihat potensi tawaran perspektif positif bagi klien hipnoterapi beretnis Sunda secara khusus dan bagi Masyarakat Indonesia secara umum. Melalui penelitian deskriptif kualitatif ini, data kebahasaan dari naskah Sunda dianalisis dengan pendekatan linguistik kognitif untuk memetakan metafora konseptual, ranah sumber, tipe pengembangan ranah, dan pembingkaian hidup dalam wacana dengan berbasis pada teori Extended Conceptual Metaphor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metafora LIFE IS JOURNEY dengan path skema yang dikembangkan melalui tipe pengembangan inklusi kelas, naskah Sanghyang Siksakandang Karesian dan Amanat Galunggung menawarkan konsep hidup yang menghubungkan tubuh fisik, pikiran, nilai moral yang dikembangkan berdasarkan nilai nilai baik untuk menjaga tatanan masyarakat, alam dan dunia, dengan menekankan pentingnya aspek spiritual dan keberlangsungan kehidupan lintas generasi. Sementara itu, melalui metafora yang mengaitkan hidup sebagai Daya, manusia bukan hanya secara langsung diperlakukan sebagai elemen alam, namun juga sebagai medium yang menghidupkan sekaligus dihidupkan oleh alam, Kedekatan antara hidup dan alam menjadikan proses hidup sangat banyak berkaitan dengan upaya menjaga keberlangsungan dan keharmonisan alam. Nilai positif terkait makna hidup dapat menjadi alternatif yang dapat ditawarkan dalam sugesti bagi klien hipnoterapi baik bagi klien yang memiliki latar belakang budaya Sunda maupun Indonesia secara umum.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Bima Bayusena

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
