SERPIHAN TERPENDAM SISTEM TEKNOLOGI DAN PEMBAGIAN TATARUANG MASYARAKAT ADAT KAMPUNG NAGA
SERPIHAN TERPENDAM SISTEM TEKNOLOGI DAN PEMBAGIAN TATARUANG MASYARAKAT ADAT KAMPUNG NAGA
Abstrak
Kearifan lokal budaya yang dimiliki suatu bangsa atau suku bangsa, berkembang seiring perkembangan teknologi dan perkembangan zaman. Meskipun demikian, adat dan tradisi, beserta tinggalan budaya warisan nenek moyang kita harus tetap dijaga, dilindungi, dan dilestarikan agar tidak musnah ditelan masa. Tulisan ini mengulas dan berupaya mengenalkan keanekaragaman budaya Sunda yang terdapat di Kampung Naga, yang merupakan salah satu kekayaan dan khazanah kebudayaan Sunda, hasil kreativitas dan peninggalan nenek moyang orang Sunda pada masa lampau, yang keberadaannya saat ini sudah tidak dikenali, tidak diketahui, tidak dimengerti, bahkan sudah tidak dipahami oleh masyarakat Sunda pada umumnya. Selain itu, perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, diiringi adanya kemampuan manusia dalam berinteraksi sosial, menjadikan suku bangsa yang ada di Indonesia, cenderung menuju kepada kebudayaan industri. Tetapi, masih terdapat beberapa suku bangsa yang tetap bersikukuh mempertahankan adat istiadat dan tradisi lamanya. Salah satu di antaranya adalah Masyarakat Kampung Naga, yang tinggal di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Sistem teknologi dan pembagian tataruang yang berlaku di masyarakat tersebut mnarik untuk disajikan dalam tulisan ini, karena berbeda dari masyarakat lainnya. Kajian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis komparatid, melalui metode kajian budaya dan etnografi, di samping antropologi. Hasil yang diperoleh, beragam alat dan tataruang yang digunakan masih bersifat tradisional, namun memiliki fungsi yang tidak kalah dari masyarakat modern. Hal ini juga berkaitan dengan sistem sosial masyarakat adat Kampung Naga yang tidak bisa dipisahkan dari tri tangtu di bumi, melipti tatalampah, tatawayah, dan tatawilayah.
Referensi
Darsa, Undang A. & Elis Suryani Nani Sumarlina, Rangga. 2020. Existence of Sundanese Manuscripts as a Form of Intellectual Tradition in the Ciletuh Geopark Area. Jurnal Ilmiah Peuradeun (Sinta 2) Vol. 8, No. 2, May 2020. ISSN: 2443-2067.
Ekadjati, Edi Suhardi. 1983. Naskah Sunda. Inventarisasi dan Pencatatan. Bandung: Kerjasama Lembaga Kebudayaan Universitas Padjadjaran dengan The Toyota Foundation (Laporan Penelitian).
--------.2000. Direktori Edisi Naskah Nusantara. Jakarta: Masyarakat Pernaskahan Nusantara-Yayasan Obor Indonesia.
Ekadjati, Edi S. & Undang A. Darsa.1999 Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Jilid 5A Jawa Barat Koleksi Lima Lembaga.
----------2004. Gambaran Kosmologis Sunda, Silsilah Prabu Siliwangi, Mantera Aji Cakra, Mantera Darmapamulih, Ajaran Islam, dan Jatiraga. Studi Pendahuluan. Tokyo: The Toyota Foundation.
Sumarlina, ESN. 2012. Mantra Sunda dalam Tradisi Naskah Lama: Antara Konvensi dan Inovasi. (Disertasi) Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.
--------. 2016. Baduy di Tengah Arus Globalisasi. Jatinangor: Unpad Press.
--------. 2017. Baduy Masa Kini: Antara Konvensi dan Inovasi. Bandug:SituSeni.
--------. 2017. Serpihan Terpendam Kearifan Lokal Budaya Kampung Naga. Bandung: SituSeni.
Sumarlina, E. S. N., & Permana, R. S. M. Komunikasi Politik dan Budaya Damai di Zaman Galuh Pakuan dalam Konstelasinya di Masa Kini. LOKABASA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Budaya Daerah Serta Pengajarannya, 10(1), 34–42. https://doi.org/10.17509/jlb.v10i1.16930; (2019).
Sumarlina, E.S.N., dkk. The Role of Sundanese Letters as the One Identity and Language Preserver. BIPA. EA. DOI.10.4108./eai.9-11-2019 -2295037.EUDL. 2020.
Sumarlina, E. S. N., Darsa, U. A., Permana, R. S. M., Husen, I. R., & Kodri, M. Al. Medical Texts as a Factor to Store Factual Information for the XVI Century AD in the Prevention of COVID-19 Pandemic. Journal of Advanced Research in Dynamical and Control Systems, 12(6), 2661–2669. https://doi.org/10.5373/JARDCS/V12I6/S20201225; 2020.
Sumarlina, E. S. N., Permana, R. S. M., & Darsa, U. A. Tata Ruang Kosmologis Masyarakat Adat Kampung Naga berbasis Naskah Sunda Kuno.LOKABASA,11(1),22–28https://doi.org/10.17509/jlb.v11i1.25163; 2020.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.