PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKONOMI KREATIF AKAR WANGI DI GARUT, JAWA BARAT

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EKONOMI KREATIF AKAR WANGI DI GARUT, JAWA BARAT

https://doi.org/10.61296/jkbh.v6i1.193

Penulis

  • Santi Susanti Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran
  • Pandu Watu Alam Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

UKM; ekonomi kreatif; kearifan lokal; potensi lokal

Abstrak

Umumnya, industri ekonomi kreatif berawal dari usaha kecil dan menengah (UKM) yang berkembang menjadi besar. Keberadaan internet yang lahir dari perkembangan teknologi informasi, mempermudah pengusaha UKM bidang kreatif untuk memasarkan produknya dan melakukan transaksi dengan konsumen. Beragam media online dimanfaatkan agar calon konsumen mengenal produk yang ditawarkan, dan dapat langsung memesan tanpa harus mendatangi langsung tokonya. Penelitian ini bertujuan mengungkap pemberdayaan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui e-commerce. Penelitian dilakukan di Garut dengan objek penelitian adalah Zocha Graha Kriya, Garut Handicraft Center, yang memberdayakan potensi sumber daya lokal berupa akar wangi, menjadi souvenir bagi wisatawan yang berkunjung ke Garut. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengungkapkan Zocha Graha Kriya berhasil memberdayakan akar wangi sebagai potensi lokal ekonomi kreatif menjadi hasil karya yang memiliki nilai estetika dan berdaya guna. Potensi sumber daya manusia lokal pun berhasil diberdayakan sehingga hasil dari potensi ekonomi lokal tersebut tidak keluar dari Garut. Strategi ini berhasil mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal industri kreatif akar wangi menjadi suatu industri UKM yang dikelola dari-oleh-dan untuk Garut.

 

Referensi

Chrismardani, Y. 2014. Komunikasi pemasaran terpadu: implementasi untuk UMKM. Neo-Bis, 8(2), 179-189.

Eva, A. 2007. Persepsi Penggunaan Aplikasi Internet untuk Pemasaran Produk Usaha Kecil Menengah. In Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)

Hadi, A.C Sungkana. 2006. “Melestarikan kearifan masyarakat tradisional (Indigenous Knowledge)”, Buletin Perpustakaan dan Informasi Bogor (Juni): 27-32.

Hidayat, Syamsul. 2005. Ramuan tradisional ala 12 etnis Indonesia. Jakarta: Penebar Swadaya.

Irmawati, D. 2011. Pemanfaatan e-commerce dalam dunia bisnis. Jurnal Ilmiah Orasi Bisnis–ISSN, 2085, 1375.

Jauhari, J. 2014. Upaya pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan memanfaatkan e-commerce. Jurnal Sistem Informasi, 2(1).

Miles, Matthew B. & A. Michael Huberman. 2007. Analisa Data Kualitatif. Terjemahan, Rohidi, Tjetjep Rohendi. Jakarta: UI Press.

Mitchell, Bruce, B. Setiawan, Dwita Hadi Rahmi. 2003. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mulyana, Deddy. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya). Bandung: Rosda.

Mumfangati, Titi, Dra. dkk.. 2004. Kearifan Lokal di Lingkungan Masyarakat Samin Kabupaten Blora Jawa Tengah. Yogyakarta: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.

Nofie, Iman. 2007. Mengenal E-Commerce. dari www.nofieiman.com Jan 2007

Supardi, Julian. 2009. Rancang Bangun Collaborative System Pemasaran Hotel Secara on-line Dengan Pendekatan Mediator based. Jurnal Sistem Informasi Fasilkom Unsri Vol 1 No 2.

Teo, T.S.H., Ranganathan, C.& Dhaliwal, J. 2006. Key Dimensions of Inhibitors for the Deployment of Web-Based Business-to-Business Electronic Commerce, IEEE Transactions on Engineering Management Aug. 2006

Yin. Robert K. 1996. Studi Kasus : Desain dan Metode. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Diterbitkan

2024-02-12

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.